Rabu, 02 Juli 2014

[1.0] Aktivasi Bentonit Alam Sebagai Bahan Pengisi Pada Komposit Polietilen/High Density Polyethylene (HDPE) Untuk Bahan Teknik

Abstract:
The research of the utilization of pineapple-leaf fibres in the manufacture of gypsum board profiles with the mixture of PCC (Portlandcomposite cement) has been done. Gypsum profiles are made by mixing pineapple-leaf fibres into the stem powder of gypsum and PCC (Portlandcomposite cement) which has been dissolved into the water. The variation needed is between the pineapple-leaf fibres and the gypsum. The comparison used is SNI standard 03-2150 (particle board) and Commercial Jaya Board Gypsum. The optimum variation of gypsum, pineapple-leaf fibres, and PCC is (89:1:10). For the physical characteristic, it was obtained that the maximum density is 1,25 gr/cm3 and the maximum water absorption is 42,56 % (87,5:2,5:10). In fact, the result is not much different with the comparison by the density of 1 gr/cm3 and the maximum water absorption of 50 % SNI 03-2105 (particle board). The characteristic of thermal properties obtained to endothermic temperature of 140ºC and exothermic temperature) of 420ºC and showed a mixture occurred only in a physical bond. The characteristic of mechanical properties with the resulting value of 16,08 MPa MOE,8,900J/m2 impact showed better results than the value of 0,100 MPa (89,5:0,5:10) tensile strength, 10,312 MPa compressive strength.

Abstract (other language):
Telah dilakukan penelitian mengenai pemanfaatan serat daun nenas (pineapple-leaf fibres) untuk pembuatan profil gipsum dengan campuran PCC (portland composite cement). Profil gipsum dibuat dengan menambahkan serat daun nenas ke dalam campuran gipsum dan PCC yang telah dilarutkan ke dalam air. Variasi yang dilakukan adalah antara serat daun nenas dan gipsum. Pembanding yang digunakan yaitu standar SNI 03-2105 (papan partikel) dan gipsum merek Jaya Board yang komersial. Variasi paling optimum gipsum, serat daun nenas, dan PCC yaitu (89:1:10). Untuk karakteristik sifat fisik diperoleh Densitas maksimum 1,25gr/cm3 dan penyerapan air maksimum 42,56% (87,5:2,5:10), namun hasil ini tidak jauh berbeda dibandingkan dengan densitas 1gr/cm3 dan penyerapan air maks 50% dari SNI 03-2105 (papan partikel). Untuk Karakterisasi sifat panas diperoleh suhu ke arah endothermiknya sebesar 140oC dan nilai maksimum arah eksothermiknya sebesar 420o dan menunjukkan bahwa campuran hanya terjadi ikatan secara fisis. Untuk karakterisasi sifat mekanik dihasilkan MOE) dengan nilai maksimum (16,08 MPa) dan uji impak dengan nilai maksimum (8.900J/m2) nilainya diatas standart profil gipsum Jaya Board, sedangkan Uji tarik dengan nilai maksimum 0,100MPa, (89,5 :0,5 :10), dan uji Tekan diperoleh nilai maksimum (10,31 MPa). *

Keywords:
Pineapple-leaf fibres
Gypsum board
physical properties
mechanical properties
DTA
[
MT - Physics]
Silakan download disini

cara download

Senin, 02 Juni 2014

[[2] Gambaran Kepuasan Berwirausaha pada Wanita Single Mother

Jamilah, Siti

Abstract:
In general, the financial situation of a single mother less than adequate to fill their needs than when they have a husband. Entrepreneurship may be an option for single mother to fill their needs. When entrepreneur can handle the business they want smoothly and properly, they will feel the satisfaction on entrepreneurship. However, from the facts found in the literature and field study, there were some differences in the satisfaction of entrepreneurship on single mothers because of several things. This study aims to look at how the description of entrepreneurship satisfaction on single mother. To answer these phenomena, the researcher used the theory of Longenecker et al, (2001) and Carree and Verheul (2011). The procedure of data collection done by construct operational sampling. Methods of data collection used are in-depth interviews with semi-structured characteristic. Results showed that subjects 1 and 2 do not feel the satisfaction on entrepreneurship, whereas subject 3 feel the satisfaction on entrepreneurship. Subjects 1 and 2 do not satisfied with their income because the income they got from entrepreneurship does not fully fulfill the family needs. Subject 1 is also not satisfied with the business because she cannot manage her working time freely. Subject 2 is not satisfied with the business because she does not have leisured time since she always used the time for the business in order earns a great income. On the contrary, subject 3 is satisfied with the acquired business due to a large income earned and the subject can freely organize her time for business and she still has time for leisure.

Keywords:
Entrepreneurship Satisfaction,
Single Mother

silakan download disini

cara download

[[1] Penyesalan Pasca Pembelian Ditinjau Dari Munculnya Disonansi Pasca Pembelian Pada Konsumen Smartphone Perempuan

Winata, Raja Maspin

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disonansi pasca pembelian terhadap penyesalan pasca pembelian. Subjek dalam penelitian ini adalah 90 konsumen smartphone perempuan yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala post-purchase dissonance dari Ginting (2009) yang disusun berdasarkan aspek teori yang dikemukakan oleh Sweeney, Hausknecht, dan Soutar (2000) dan skala post-purchase regret yang diadaptasi dari aitem-aitem PPCR Scale Lee dan Cotte (2009). Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji analisa regresi. Hasil analisa data yang diperoleh dari uji analisa regresi menunjukkan bahwa variabel disonansi pasca pembelian merupakan prediktor positif dari variabel penyesalan pasca pembelian. Penelitian ini memberikan informasi terhadap konsumen maupun produsen agar dapat mereduksi disonansi pasca pembelian sehingga penyesalan pasca pembelian tereduksi pula.

Abstract (other language):
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disonansi pasca pembelian terhadap penyesalan pasca pembelian. Subjek dalam penelitian ini adalah 90 konsumen smartphone perempuan yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala post-purchase dissonance dari Ginting (2009) yang disusun berdasarkan aspek teori yang dikemukakan oleh Sweeney, Hausknecht, dan Soutar (2000) dan skala post-purchase regret yang diadaptasi dari aitem-aitem PPCR Scale Lee dan Cotte (2009). Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji analisa regresi. Hasil analisa data yang diperoleh dari uji analisa regresi menunjukkan bahwa variabel disonansi pasca pembelian merupakan prediktor positif dari variabel penyesalan pasca pembelian. Penelitian ini memberikan informasi terhadap konsumen maupun produsen agar dapat mereduksi disonansi pasca pembelian sehingga penyesalan pasca pembelian tereduksi pula.


Keywords: 
Disonansi Pasca Pembelian,
Penyesalan Pasca Pembelian,
Smartphone

Silakan Download Disini

Cara Download

Jumat, 30 Mei 2014

[23] Analisis Unjuk Kerja Jaringan Pada Sistem CDMA (Studi Kasus Telkom Flexi Medan).


Abstract:
Teknologi seluler yang bersifat mobile saat ini berkembang begitu pesat seiring dengan kebutuhan informasi yang semakin tinggi sehingga diperlukan kualitas jaringan yang memadai. Pada tugas akhir ini akan dianalisis unjuk kerja jaringan CDMA dengan operator Flexi berdasarkan persentase tingkat kesuksesan panggilan, call drop, soft handoff dan juga tingkat Key Performance Index (KPI) meliputi EcIo Level, Mx Power, Tx Power, FFER sebagai parameter yang menunjukan kinerja dari sebuah jaringan operator seluler CDMA. Dari analisis diketahui bahwa kinerja jaringan pada cluster 2 meliputi (Medan Amplas, Medan Sunggal, Medan Baru) masih dalam kondisi yang memenuhi standar lebih baik dibandingkan cluster 7 meliputi (Lubuk Pakam, Batang Kuis, Perbaungan, Talun Kenas, Langkat atau yang tergolong sub urban). Diperoleh nilai KPI terendah pada cluster 7, -15 dB≤ Ec/Io ≥ -12 dB, -115 dBm ≤ Mx Power ≥ -95 dBm, -10 dBm ≤ Tx Power ≥ 15 dBm lebih banyak dibandingkan cluster 2, dan nilai FFER pada cluster 7 mencapai 50.7 % . Persentase nilai CSSR cluster 2, CSSR ≤ 99% sebesar 23%, CSSR ≥ 99% sebesar 76% dan pada cluster 7, CSSR ≤ 99% sebesar 77.2%, CSSR ≥ 99% sebesar 22.7% . Persentase nilai CDR pada cluster 2 memenuhi standar network performance improvement yaitu ≤ 2% sedangkan pada cluster 7 area BTS MARTABE dan ARAS KABU memiliki nilai CDR ≥ 2%. Persentase nilai soft handoff Intra_BS cluster 2 dan cluster 7 mencapai nilai rata-rata sedangkan soft handoff inter_BS tidak merata. Hal ini menunjukkan unjuk kerja jaringan pada cluster 7 masih kurang maksimal karena tidak sesuai dengan standar normal sehingga perlu dilakukan optimalisasi agar kualitas jaringan semakin baik.

Keywords:
Informasi,
Teknologi

Silakan Download Disini

Cara Download
[22] Studi Kualitas Video Streaming Dengan Menggunakan Flexipacket Radio.

Fadly, Auliya

Abstract:
Saat ini sistem komunikasi dengan mengunakan Video Streaming seringkali menjadi alternatif dalam berkomunikasi. Salah satu software pilihan untuk layananan Video Streaming adalah Windows Media Encoder yang dapat dimanfaatkan sebagai software server dan software VLC (VIdeoLAN Client) yang dapat dimanfaatkan sebagai software Client Video Streaming. Terdapat beberapa format Video Streaming yang tersedia di layanan internet seperti FLV, Mp4, AVI dan lain-lain. Pada Tugas Akhir ini dilakukan analisis implementasi Video Streaming menggunakan perangkat NSN FlexiPacket Radio yang ada di Laboratorium Sistem Komunikasi Radio Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara. Pada penelitian ini diamati layanan Video Streaming menggunakan Windows Media Encoder dengan memvariasikan bandwidth untuk mengamati kualitas video yang dihasilkan berupa packet loss, delay dan throughput. Adapun format Video Streaming yang diuji pada penelitian ini adalah FLV (Flash Video) dan Mp4. Dengan mengacu kepada kualitas Video Streaming yang ditetapkan standart ITU-T G. 1010 mengenai parameter QoS dan melakukan pengujian dengan variasi bandwidth 64 Kbps, 128 Kbps, 256 Kbps, 320 Kbps, 384 Kbps dan 448 Kbps maka diperoleh bahwa. Video Streaming dengan format FLV (Flash Video) sudah memiliki kualitas yang baik pada minimum bandwidth 320 Kbps. Sedangkan Video Streaming dengan format video Mp4 sudah memiliki kualitas yang baik pada minimum bandwidth 384 Kbps.

Keywords: 
Video Streaming,
VLC (VIdeoLAN Client),
Flexipacket Radio,

Silakan Download Disini

Cara Download

Kamis, 29 Mei 2014

[21] Simulasi Model Antena Mikrostrip PATCH Segi Empat Dengan Pencatuan Aperture Coupled Untuk Aplikasi WIMAX 2,35 GHz.

Authors: Batubara, Giat Fransisco

Abstract (other language):
Teknologi wireless yang ada saat ini adalah teknologi WiMAX. WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Acces) merupakan teknologi wireless yang menawarkan jasa telekomunikasi dengan bandwidth yang lebar dan bit rate yang besar sehingga mampu menyediakan berbagai aplikasi meliputi suara, video dan data dengan kecepatan yang tinggi. Untuk mencakup area yang sangat luas serta mampu melayani subscriber dengan keadaan Line Of Sight (LOS) maupun Non-Line Of Sight maka dibutuhkan salah satu perangkat pada sistem WiMAX adalah antenna. Salah satu antena yang digunakan pada sistem WiMAX ini adalah antena mikrostrip. Antena mikrostrip merupakan antena yang sangat popular memiliki keunggulan dan memenuhi permintaan akan antena yang kecil dan ringan sehinggan kompatibel dan mudah diintegrasikan. Antena mikrostrip terdiri dari 3 komponen yaitu patch yang merupakan lapisan teratas, substrat yang menggunakan bahan dielektrik,dan groundplane yang merupakan bagian paling bawah. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah merancang bangun sebuah antenna mikrostrip patch segi empat dengan pencatuan aperture coupled yang dapat digunakan untuk aplikasi WiMAX . Antena mikrostrip yang dihasilkan bekerja pada frekuensi 2,35 GHz.

Keywords:
Antena,
Model Cavity

Silakan Download Disini


Cara Download
[20] Studi Mengenai Penetapan Titik Jenuh Pada Sebuah Generator Sinkron

Authors: Noveryanto, Parulian Sandy

Abstract (other language):
Generator sinkron sebagai alat konversi energi mekanik listrik menyandarkan proses konversi energi melalui medium medan magnet (fluks magnet). Tergantung pada kualitas inti magnet yang digunakan, inti magnet akan mengalami kejenuhan pada besar fluks magnet tertentu. Berdasarkan rancangannya, generator sinkron beroperasi sedikit pada daerah knee dari kurva magnetisasi (kurva B-H). Sangatlah penting memprediksi titik kejenuhan inti magnet pada generator. Dalam tulisan ini, titik jenuh bahan inti generator sinkron ditentukan dengan pengujian di PT.MORAWA ELECTRIC TRANSBUANA. Bahan inti generator sinkron yang akan diuji adalah baja silikon HI-B Grade menggunakan Epstein Frame Test. Dari hasil pengujian diperoleh hasil : daerah linier berada daerah linier berada antara B = 0 sampai B = 244,3 Tesla, daerah knee berada antara B = 244,3 Tesla sampai B = 278,2 Tesla. Mulai B = 278,2 Tesla, material baja silikon yang diuji mulai mengalami kejenuhan sampai benar-benar jenuh pada B = 288,6 Tesla.

Keywords:
Generator Sinkron,
Material Magnet,
Kurva B-H,
Epstein Frame Test,


Silakan Download Disini
Cara Download