Jumat, 31 Mei 2013
Rancang Bangun Sebuah Pemanas Air
RANCANG BANGUN SEBUAH PEMANAS AIR TENAGA SURYA
DENGAN MENGGUNAKAN KOLEKTOR SURYA PLAT DATAR
NESTEN M MARBUN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Silahkan Download
Kamis, 30 Mei 2013
Perancangan Alat Pemanas
PERANCANGAN ALAT PEMANAS
DAN PENDINGIN AIR MINUM BERTENAGA LISTRIK
=======================================================================
=======================================================================
Silakan Download :
=======================================================================
Inkubator Bayi Prematur
Pembuatan
Sistem Kendali Suhu Pada Inkubator Bayi Prematur
ABSTRAK
Secara umum
pembuatan sistem kendali suhu pada inkubator bayi prematur ini menggunakan
sensor LM 35, ADC 0804, Mikrokontoler AT89S51, dan relay yang berfungsi untuk
mengedalikan lampu pijar 60 watt sebagai pemanas dan kipas angin sebagai
pendingin sekaligus sebagai pensirkulasi udara dalam ruangan. Besar suhu dalam
inkubator ini dtampilkan pada LCD. Range suhu yang dikendalikan adalah 32 0 C – 37
0 C.
=======================================================================
=======================================================================
Silakan Download :
- Cover.pdf
- Abstract.pdf
- Appendix.pdf
- Chapter I.pdf
- Chapter II.pdf
- Chapter III-V.pdf
- Reference.pdf
========================================================================
Struktur Parking Bumper Material Komposit
ANALISA STRUKTUR PARKING BUMPER MATERIAL
KOMPOSIT POLYMERIC FOAM DIPERKUAT SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT
AKIBAT
BEBAN TEKAN STATIK MENGGUNAKAN
ANSYS REL.
5.4
Abstrak
Komposit diperkuat serat adalah material
non-logam yang mempunyai banyak keuntungan karena sifat fisis dan mekanis yang
baik. Salah satu sifat yang dominan adalah memiliki berat jenis yang ringan dan
relatif kuat. Pemakaian blowing agent membuat material ini menjadi lebih
ringan lagi. Material yang dibentuk dikenal dengan istilah material komposit polymeric
foam (PF). Sebagai penguat penelitian ini menggunakan serat alam yang
didapat dari pengolahan serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Tujuan
penelitian ini adalah untuk memperoleh tegangan tekan maksimum, modulus
elastisitas, tegangan tekan patah, dan regangan maksimum yang terjadi akibat
beban tekan statik. Material dibuat dengan bahan dasar resin BQTN 157 EX,
serat TKKS sebagai penguat, polyurethane sebagai pembuat rongga, dan
katalis MEKP untuk mempercepat terjadinya reaksi polimerisasi. Spesimen
dibentuk menjadi silinder ukuran 1 ½ inci dan panjang 75 mm dan 25 mm.
Pengujian yang dilakukan terhadap bahan ini yaitu: uji tekan static, Brazilian
Test, dan uji parkir/lindas. Parameter-parameter yang diteliti adalah massa
jenis, kekuatan tekan, modulus elastisitas, dan bentuk kegagalan. Distribusi tegangan
pada pengujian parking bumper menggunakan mobil, uji tekan statik dan Brazilian
test disimulasikan dengan menggunakan bantuan sofware Ansys 5.4. Hasilnya,
untuk parking bumper diperoleh gaya tekan maksimum sebesar 2754,35 N.
Untuk uji tekan statik diperoleh massa jenis adalah 0,6.10-6 kg/mm3, kekuatan
tekan sebesar 2,1004 MPa, modulus elastisitas sebesar 9,658MPa. Sedangkan untuk
brazilian test adalah massa jenis adalah 0,6.10-6 kg/mm3, kekuatan tekan
sebesar 0,542 MPa, modulus elastisitas sebesar 0,75 MPa. Dan jenis kegagalan
yang terjadi pada spesimen uji tekan statik adalah kegagalan geser dengan arah
sudut patah atau retak 450 pada arah beban, yang ditandai dengan adanya daerah
lipatan pada permukaan spesimen. Sedangkan jenis kegagalan yang terjadi pada
spesimen brazilian test adalah gagal dengan cara patah rapuh, yang
ditandai dengan laju retak yang cepat tanpa adanya tanda-tanda deformasi awal
dan tidak adanya deformasi pada daerah kepatahan.
Keywords: Parking
Bumper, Silinder polymeric foam, Uji tekan statik, Sifat mekanik,
Kegagalan.
=========================================================================
=========================================================================
Silakan Download :
(24) STUDI EKSPERIMENTAL DAN SIMULASI ANSYS 12
PEMBUATAN ASPAL POLIMER DENGAN PERBANDINGAN CAMPURAN POLISTIRENA
PADA ASPAL 0: 50, 10:40, 20 :30
DENGAN
AGREGAT 350 gr PASIR
ABSTRAK
Kata kunci :
Dengan semakin terbatasnya sumber daya alam
yang tersedia maka diperlukan upaya penggunaan material alam yang efisien namun
memberikan nilai tambah sebesar-besarnya.konstruksi jalan raya merupakan
konstruksi yang banyak menggunakan material alam.rekayasa teknologi bidang konstruksi
jalan yang salah satunya adalah teknik bahan perkerasan jalan sangat diperlukan
untuk menjawab masalah diatas.Aspal polimer merupakan alternatif yang sangat
membantu agar pemakaian dapat efisien namun dapat diperoleh nilai tambah yang
besar.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh kekuatan tekan dan
ketahanan rendaman air pada aspal. Aspal polimer dibuatdengan caramen campurkan
Aspal dengan Polistirena yang dicampur bersama dengan agregat pasir halus
kemudian ditambahkan Dikumil Peroksida (DCP) sebagai inisiator dan Divenil
Benzena (DVB) sebagai pengikat. Pengujian yang dilakukan terhadap bahan ini
yaitu uji penyerapan air, uji tekan statik dan simulasi dengan Ansys
12.Hasilnya menunjukkan bahwa penambahan 25 gr Polistirena pada 25 gr aspal dan
300 gr pasir halus efektif dalam meningkatkan sifat mekanik daricampuran aspal
dimana dihasilkan kekuatan tekan maksimum sebesar 3,016 Mpadan persentase
penyerapan air sebesar 0.205%. Untuk uji tekan statik disimulasikan dengan
menggunakan program Ansys 12. *()
Aspal polimer,
Aspal,
Polistirena,
Dikumil Peroksida(DCP),
Divenil Benzena (DVB),
uji penyerapan air,
uji tekan statik,
sifat mekanik dan Ansys 12.
Silakan Download :
Cara Dowload
Langganan:
Postingan (Atom)
