Kamis, 29 Mei 2014

[20] Studi Mengenai Penetapan Titik Jenuh Pada Sebuah Generator Sinkron

Authors: Noveryanto, Parulian Sandy

Abstract (other language):
Generator sinkron sebagai alat konversi energi mekanik listrik menyandarkan proses konversi energi melalui medium medan magnet (fluks magnet). Tergantung pada kualitas inti magnet yang digunakan, inti magnet akan mengalami kejenuhan pada besar fluks magnet tertentu. Berdasarkan rancangannya, generator sinkron beroperasi sedikit pada daerah knee dari kurva magnetisasi (kurva B-H). Sangatlah penting memprediksi titik kejenuhan inti magnet pada generator. Dalam tulisan ini, titik jenuh bahan inti generator sinkron ditentukan dengan pengujian di PT.MORAWA ELECTRIC TRANSBUANA. Bahan inti generator sinkron yang akan diuji adalah baja silikon HI-B Grade menggunakan Epstein Frame Test. Dari hasil pengujian diperoleh hasil : daerah linier berada daerah linier berada antara B = 0 sampai B = 244,3 Tesla, daerah knee berada antara B = 244,3 Tesla sampai B = 278,2 Tesla. Mulai B = 278,2 Tesla, material baja silikon yang diuji mulai mengalami kejenuhan sampai benar-benar jenuh pada B = 288,6 Tesla.

Keywords:
Generator Sinkron,
Material Magnet,
Kurva B-H,
Epstein Frame Test,


Silakan Download Disini
Cara Download

Tidak ada komentar:

Posting Komentar