(5) Pengaruh Jumlah dan Jarak Mesh Perisai Terhadap Induksi Tegangan Tinggi pada Saluran Tegangan Rendah.
Authors: Harianja, Tumbur
Abstract:
Perisai
(shielding) adalah suatu bahan yang penting dalam laboratorium tegangan
tinggi. Di mana perisai (shielding) berfungsi sebagai pelindung dari
induksi tegangan yang ditimbulkan oleh pembangkitan tegangan tinggi.
Perisai (shielding) yang dimaksudkan adalah perisai (shielding) untuk
frekuensi 50-60 Hz yakni untuk khusus untuk kasus medan elektromagnetik
yang ditimbulkan oleh tegangan tinggi AC. Kemampuan perisai (shielding)
untuk melindungi induksi tegangan tergantung pada jenis bahan dan bentuk
material dari perisai (shielding) itu sendiri dan pengaruh dari
lingkungan sekitar, seperti temperatur, kelembapan, dan tingkat
kontaminasi udara sekitar.
Keberadaan perisai (shielding) akan mengamankan peralatan-peralatan
tegangan rendah di sekitar laboratorium tegangan tinggi. Dalam tugas
akhir ini akan dikaji pengaruh jumlah dan jarak mesh perisai terhadap
induksi tegangan tinggi pada saluran tegangan rendah. Mesh perisai
dirancang dengan berbahan kawat galvanis. Mesh perisai ini dibentuk
dalam bentuk persegi dengan ukuran 24 inch2 yang disesuaikan dengan
ukuran dari kawat BC (kawat yang bertegangan tinggi). Mesh perisai yang
dirancang ada empat buah sesuai dengan jumlah mesh. Adapun jumlah mesh
yang dirancang adalah 1 mesh/1 inch2, 4 mesh/1 inch2, 9 mesh/1 inch2,
dan 16 mesh/1 inch2. Dalam penelitian ini, perisai mesh yang lebih bagus
melindungi induksi tegangan tinggi adalah yang berukuran 16 mesh/1
inch2. Hal ini memperlihatkan bahwa semakin banyak jumlah mesh maka
semakin bagus untuk melindungi induksi tegangan tinggi.*()
Keywords:
Perisai,
Induksi Tegangan,
Medan Elektromagnetik.
Silakan Download Disini Induksi Tegangan,
Medan Elektromagnetik.
Cara Download

Tidak ada komentar:
Posting Komentar