Pengaruh Pariasi Kuat Arus Listrik Dan Waktu Pengadukan
Pada Proses
Elektro Koagulasi Untuk Menjernihkan Air Baku Pdam Tirtanadi Ipa Sungal
Abstract:
Has been carried out the process of purification of water by
electrocoagulation process that combine with mixing. Sample was taken in
the raw water tank of PDAM Tirtanadi IPA Sunggal that usual be
purificated by alum. The research is conducted in laboratory capacity
and using Aluminium as electrodes (anode and cathode) which has a
conductivity is 3,8 x 107Ω-1.m-1. This electrocoagulation research is
done with combine electric current and mixing when the
electrocoagulation is performing and after electrocoagulation has been
done for 3 minutes in each mixing. The time needed for the process of
purification is 45 minutes and electric current as 3 ampere. To make the
spreading of Al+ ion’s become more extensive, the mixing do with two
parts. They are the mixing when electrocoagulation is performing that
velocity is 150 rpm and the mixing when electrocoagulation has been done
that velocity is 50 rpm. From the results that has been tested show
that water as result for process of purification of water by
electrocoagulation process that variate with mixing has decreasing of
color until 100% and decreasing of turbidity until 95.78% and some of
the other physic parameters has alteration like themperature,
conductivity, pH and content of Aluminium metal that they are still
above of drink water standard
Abstrak:
Telah dilakukan proses penjernihan air dengan proses elektrokoagulasi
yang divariasikan dengan pengadukan. Sampel diambil dari bak sedimentasi
PDAM Tirtanadi IPA Sunggal yang biasanya dijernihkan dengan menggunakan
tawas. Penelitian ini dilakukan dengan kapasitas laboratorium dan
dilakukan dengan menggunakan logam aluminium sebagai elektroda yang
memiliki nilai konduktivitas 3,8 x 107Ω-1.m-1. Penelitian ini dilakukan
dengan memvariasikan arus dan pengadukan pada saat elektrokoagulasi
berlangsung dan setelah elektrokoagulasi selesai dengan waktu tiap
pengadukan selama 3 menit. Waktu yang dibutuhkan selama proses
elektrokoagulasi berlangsung yaitu selama 45 menit, dan arus yang
digunakan sebesar 3 ampere. Untuk memperluas daerah penyebaran ion – ion
A𝑙+ sehingga pengikatan koloid dalam air dapat dimaksimalkan,
pengadukan dilakukan dengan dua tahap yaitu pengadukan yang dilakukan
pada saat elektrokoagulasi berlangsung dengan kecepatan 150 rpm dan
pengadukan yang dilakukan setelah elektrokoagulasi selesai dilakukan
dengan kecepatan pengadukan yang digunakan yaitu 50 rpm. Dari hasil uji
menunjukkan bahwa air hasil penjernihan dengan metode elektrokoagulasi
yang divariasikan dengan pengadukan mengalami penurunan warna hingga
100% dan penurunan kekeruhan hingga 95.78% dan beberapa parameter fisik
lainnya juga mengalami perubahan seperti suhu, daya hantar listrik, pH,
dan kadar logam Aluminium (Al) yang semuanya masih dibawah standard air
minum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar