MIXER PENGADUK ADONAN UNTUK PENGRAJIN
SENI FIBERGLASS
Slamet Karyono
Jurusan
Pendidikan Teknik Mesin, FT UNY 085664199691,slamet.karyono@gmail.com
Subiyono
Jurusan
Pendidikan Teknik Mesin, FT UNY 08121575384, subiyono@uny.ac.id
Alat-alat produksi yang dipakai oleh para pengrajin
fiberglass di Prambanan Yogyakarta masih sangat sederhana. Ada 2 alat utama
yang biasa dipakai oleh pengrajin yang menyebabkan pengaruh secara langsung
baik pada kualitas dan kuantitas produk kerajinan. Untuk pencampuran adonan fiberglass,
para pengrajin menggunakan alat seadanya dan untuk finishing pengecatan, para
pengrajin menggunakan kuas tangan.
Dari kedua alat tersebut, alat mixer
adonan fiberglass yang kali ini dipilih untuk dibuat rancang bangunnya.
Mesin mixer yang dirancang ini menggunakan model
pengaduk elliptic vertikal dengan radius yang lebih besar pada bagian bawah.
Maksud dari desain ini agar ketika dilakukan pengadukan akan terjadi aliran
cairan yang menurun dan menyamping pada daerah putaran pengaduk dan terjadi
aliran menaik pada daerah di luar putaran pengaduk. Bentuk dari pengaduk ini
merupakan solusi dari tujuan untuk menghasilkan adonan fiberglass yang homogen.
Dudukan putar merupakan tempat kedudukan ember plastik berisi adonan fiberglass
yang akan dicampur. Ember ini akan berputar secara otomatis ketika pengadukan
berlangsung. Dengan demikian terjadi percepatan pengadukan dan pencampuran
adonan yang homogen. Motor listrik yang dipakai menggunakan daya ¼ PK dengan
kecepatan putaran motor 1425 rpm. Kecepatan motor ini kemudian diturunkan
setengahnya dengan melalui transmisi pulley. Kinerja mesin mixer kemudian
dibandingkan antara mesin yang lama dengan mesin yang baru terkait dengan
bentuk desain pengaduk dan dudukan yang berbeda. Mixer lama menggunakan pengaduk
batang bentuk L tunggal, mixer baru menggunakan pengaduk ganda dengan bentuk
elliptic bersilangan. Mixer lama menggunakan dudukan diam, sedangkan mixer baru
menggunakan dudukan putar.Produktivitas kedua mixer kemudian dibandingkan baik
dilihat dari sisi kuantitas dan kualitas adukan.
Pengujian pada persiapan kedua mesin mixer tidak
menunjukkan perbedaan yang berarti, rata-rata dibutuhkan persiapan 5 menit
sebelum pengadukan dilakukan. Pengujian pada waktu pengadukan menunjukkan bahwa
mixer baru mampu mengaduk lebih cepat bila dibandingkan dengan mixer lama.
Mixer baru mengaduk hanya 5 menit untuk menghasilkan adonan yang homogen,
sedangkan mixer lama membutuhkan waktu 10 menit. Pengujian
volume menunjukkan bahwa mixer baru mampu mengaduk adonan dengan kapasitas 4
kali lebih besar yaitu sekitar 20 liter, hasil adonan ini secara visual jauh
lebih baik dan homogen bila dibandingakan pengadukan dengan menggunakan mixer
lama. Implikasi dari temuan ini
adalah mixer baru mampu memperbaiki dari sisi kuantitas maupun kualitas adonan
fiberglass, dan dapat digunakan sebagai pengganti mixer lama yang dipakai
industri fiberglass sasaran.
Kata Kunci; , pengrajin, mixer, seni,
fiberglass, homogen
Klik disini untuk download free: Mixer Pengaduk.doc
Tunggu 5 Detik, Lalu Klik Skip
Klik disini untuk download free: Mixer Pengaduk.doc
Tunggu 5 Detik, Lalu Klik Skip
Tidak ada komentar:
Posting Komentar