(20) Pengaruh Carburizing Dan Nitriding Terhadap Sifat Mekanis Pada Baja Bohler K460, Bohler K110 Knl
Extra, Bohler Vcn 150 Dan Hss Untuk
Bahan Mata Pisau Pemanen Sawit.
Authors: Indra
Abstract:
The problem in this research is to carburizing and nitriding using
Bohler steel K-460, 150 VCN Bohler steel, steel Bohler K110 KNL EXTRA,
and HSS steel, and to analyze the extent to which effect carburizing and
nitriding for hardness values, chemical elements and microstructure of
materials. The purpose of this research is Seeing whether steel Bohler
K460, Bohler steel VCN 150, Bohler steel K110 KNL EXTRA and HSS steel,
which has been processed by carburizing and nitriding possess better
mechanical properties of the starting materials (raw material) without
treatment whatever. Observe the effect of carburizing and nitriding for
hardness, and microstructure of materials. Knowing the relationship and
influence of grain size on the nature and value of hardness can extend
lifespan palm blades. Improvement of mechanical properties of medium
carbon steel for the blade palm harvesting is done by carbonization or
carburizing and nitriding. The carburizing process of adding elements on
the surface of carbon steel, heating carbonization carried out at a
temperature of 700⁰C-850⁰C. Elemental carbon can be obtained from wood
charcoal, coconut shell charcoal or a material containing the element
carbon. Carbonisation aims to provide more carbon content at the surface
than at the inner wall, so that the surface hardness increases.
Carbonization thick in the environment depends on the time and
temperature carbonization. While the process nitriding is the process of
hardening the surface, using materials and different heating
temperatures. Metal is heated to 500⁰C-650⁰C in the ammonia gas and
nitrogen gas environment for some time. Nitrogen and ammonia is
absorbed by the metal nitride will form a hard, spread evenly on the
surface of the metal. Carbon steel has been made specifically for this
process. Aluminum as much as 0.03% to 0.75%, in combination with the gas
and the particles form a stable and hard. Heating temperature ranged
between 500⁰C-650⁰C. On liquid nitriding (nitriding liquit) used liquid
cyanide salts are kept below the temperature transpormasi area. Nitrogen
absorption easier while absorbing less carbon than cyaniding or
carburizing process. Achievable thickness 0.03 mm-0, 30mm. Nitrided
layer formed on the surface are very high with between 300-690 Brinell
hardness. It can be concluded that the influence of carburizing can add a
layer on the surface of the material as well as mechanical properties,
especially the elements carbon, while nitriding may decrease and
increase the mechanical properties but increased hardness of raw
material.
Abstract (other language):
Telah di lakukan penelitian Carburizing dan Nitriding pada bahan baja
bohler K460, baja bohler VCN 150, baja bohler K110 KNL EXTRA, dan baja
HSS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Carburizing dan
Nitriding pada kekerasan, unsur kimia dan struktur mikro. Perbaikan
sifat mekanis baja karbon sedang untuk mata pisau pemanen sawit ini
dilakukan dengan karburisasi atau carburizing dan nitriding. Carburizing
yaitu proses penambahan unsur karbon (C) pada permukaan baja, pemanasan
karbonisasi dilaksanakan pada suhu 700⁰C - 850⁰C. Unsur karbon dapat
diperoleh dari arang kayu, arang tempurung kelapa atau suatu material
yang mengandung unsur karbon. Pengarbonan bertujuan untuk memberikan
kandungan karbon yang lebih banyak pada bagian permukaan dibanding
dengan dinding bagian dalam, sehingga kekerasan pada permukaan lebih
meningkat. Tebal yang dikarburisasikan dalam lingkungan tergantung dari
waktu, dan suhu carburizing. Sedangkan proses nitriding adalah proses
pengerasan permukaan, dengan menggunakan bahan dan suhu pemanasan yang
berlainan. Logam dipanaskan sampai 500⁰C-650⁰C didalam lingkungan gas
ammonia dan gas nitrogen selama beberapa waktu. Nitrogen dan amoniak
yang diserap oleh logam akan membentuk nitrida yang keras yang tersebar
merata pada permukaan logam. Telah dibuat baja karbon khusus untuk
proses ini. Aluminium sebanyak 0,03% sampai 0,75%, berkombinasi dengan
gas membentuk partikel dan stabil dan keras. Suhu pemanasan berkisar
antara 500⁰C - 650⁰C. Pada nitriding cair (liquit nitriding) digunakan
garam sianida cair sedang suhunya dipertahankan dibawah daerah
transpormasi. Penyerapan nitrogen lebih mudah sedangkan karbon yang
menyerap lebih sedikit dibandingkan proses cyaniding atau karburisasi.
Ketebalan dapat dicapai 0,03mm-0,30mm. Pada proses nitriding terbentuk
lapisan permukan yang sangat tinggi dengan kekerasan antara 300-690
Brinell. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh carburizing dapat
menambah lapisan pada permukaan bahan begitu juga sifat-sifat mekanisnya
terutama pada unsur karbonnya, sedangkan nitriding dapat menurun dan
menambah sifat-sifat mekanisnya tetapi kekerasan meningkat. *()
Keywords:

BalasHapusJika anda membutuhkan suplier stainless steel atw distributor besi di jakarta,
Beyond-steel Indonesia bisa menjadi referensi anda untuk berbelanja. menjual aneka baja dan Stainless industri dengan kualitas terjamin, c/w certificate.
Jual Steel S45C,
Jual Material VCN equivalent AISI 4340, SNCM 439, 34NiCrMo6,
Jual Material Steel AISI 4140, SCM440, VCL140,
Jual Plat Stainless Steel 310,
Jual 304 Stainless Steel Plat dan As,
Untuk info lebih lengkap silahkan hubungi: sales@beyond-steel.com